Targetkan Jutaan Wisatawan, Teras Malioboro “SiagaSatu” Sambut Libur Lebaran

Yogyakarta tidak pernah kehilangan pesonanya sebagai destinasi pulang
kampung sekaligus tempat liburan. Keramahan kotanya yang ikonik berpadu dengan tata
letak geografis strategis, di mana berbagai destinasi wisata unggulan saling berdekatan
dan mudah dijangkau. Keunggulan inilah yang menempatkan Jogja di urutan teratas
daftar kunjungan wisatawan nasional. Menjelang Lebaran 2026, fenomena mudik
diprediksi membawa gelombang antusiasme yang jauh lebih masif. Jutaan pasang mata
dipastikan akan membanjiri sudut-sudut Kota Jogja, hingga akhirnya bermuara dan
terpusat di jantung utama Yogyakarta : kawasan Malioboro.

Menyikapi potensi ledakan kunjungan tersebut, Teras Malioboro menetapkan
status “Siaga Satu” sebagai komitmen penuh dalam mengeksekusi strategi promosi dan
pelayanan prima kepada tenant maupun pengunjung. Langkah strategis ini bukan
sekadar persiapan operasional, melainkan upaya masif untuk memperkuat branding
Teras Malioboro sebagai wisata utama belanjanya Jogja. Fokus utamanya adalah
menciptakan ekosistem belanja yang nyaman secara fasilitas, serta unggul dalam service
excellence serta memberikan pengalaman berbeda.


Visi ini didukung penuh oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Agus Mulyono,
S.P., M.T. Beliau menegaskan bahwa persiapan Lebaran tahun ini merupakan bagian
dari investasi jangka panjang dalam memperkuat citra pariwisata Yogyakarta, khususnya
pada sektor UMKM. “Persiapan Lebaran tahun ini bukan sekadar rutinitas musiman,
melainkan langkah strategis untuk memposisikan Teras Malioboro sebagai wajah
modern UMKM DIY. Ke depan, kami ingin setiap wisatawan merasa bahwa berbelanja di
sini adalah bagian dari standar baru dalam berwisata di Yogyakarta,” ungkap Agus
Mulyono.


Guna mewujudkan standar tersebut, kesiapan sarana dan prasarana menjadi
salahsatu fokus dalam liburan lebaran kali ini. Seluruh tim operasional, mulai dari tim
Security, Mechanical Engineering, hingga Cleaning Service, telah mendapatkan
pembekalan. Tim dikerahkan untuk memperketat pengawasan di titik-titik vital,
memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal, serta menjaga kebersihan terutama
sampah. Teras Malioboro menargetkan Zero Complain, Zero Accident, dan Zero waste
accumulation. Memastikan seluruh personel sigap melayani, menciptakan kesan
mendalam yang memicu kunjungan berulang (repeat visit) di masa mendatang.

Strategi ini diperkuat melalui sinergi dengan para tenant dalam forum “Rembag
Temadji”. Di sini, seluruh tenant diedukasi untuk menjadi garda terdepan branding
melalui keramahan dan penawaran promo menarik yang siap memanjakan pengunjung.
Salah satu inisiatif utamanya adalah program “Lebaran Great Sale”, di mana tenant dapat
menghadirkan potongan harga menarik yang dirancang khusus untuk selama waktu libur
lebaran. Harapannya, kepuasan wisatawan saat berbelanja akan menjadi promosi
organik yang tersebar luas melalui testimoni positif dan unggahan di media sosial.

Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY, Wisnu Hermawan,
S.P., M.T., menjelaskan bahwa koordinasi lintas lini telah dilakukan untuk memastikan
seluruh layanan berjalan optimal “Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh lini
pelayanan berfungsi secara maksimal. Kami telah berkoordinasi dengan tim operasional
dan para tenant untuk menyusun strategi dalam menangkap peluang besar ini. Status
Siaga Satu berarti kesiapan penuh dan respons cepat terhadap kebutuhan serta
kenyamanan pengunjung,” jelas Wisnu Hermawan.

Sebagai puncak kemeriahan, Pesta Bakpia hadir kembali di Teras Malioboro
sebagai destinasi wajib bagi pencinta kuliner khas Jogja. Event tahunan ini
mengumpulkan berbagai produsen bakpia Teras Malioboro yang menyajikan pilihan rasa
klasik hingga bakpia premium yang eksklusif. Digelar tepat di area halaman pada H+7
Idul Fitri, momen ini menjadi peluang emas bagi wisatawan untuk memenuhi tas belanja
mereka dengan buah tangan terakhir. Melalui integrasi acara dan pengalaman
berbelanja, Pesta Bakpia dapat menciptakan pengalaman last-minute shopping yang
berkesan bagi para pemudik.

Dengan integrasi layanan yang optimal dan semangat kolaborasi bersama para
tenant, Teras Malioboro optimis dapat melewati puncak musim libur Lebaran 2026
dengan berbagai capaian tersebut. Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya
meningkatkan volume transaksi UMKM secara sesaat, tetapi juga memperkuat posisi
Teras Malioboro sebagai ikon wisata belanja yang modern dan profesional di Yogyakarta.
Kesiapan ini adalah bukti nyata komitmen DIY dalam menjaga citra pariwisata yang
nyaman, aman, dan berkelas bagi seluruh wisatawan.